Gandeng Bisnis Industri Halal, Kinerja CIMB Niaga Syariah Meningkat

Senin, November 25, 2019



Haii pembaca..

Bisnis industri halal saat ini semakin merebak. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia yang didominasi oleh masyarakat muslim tentunya mereka akan lebih memilih untuk mengkonsumsi dan menggunakan berbagai kebutuhan yang terjamin kehalal-an-nya. Kalau dulu mungkin masyarakat hanya memperhatikan untuk mengkonsumsi makanan halal saja, berbeda dengan saat ini yang banyak juga masyarakat muslim sangat memperhatikan kebutuhan make up mereka yang juga memiliki label halal dan beberapa kebutuhan lainnya yang juga memiliki label halal.

Segala sesuatu yang halal bagi umat muslim adalah wajib, karena itu merupakan perintah Allah. Saat ini setiap industri untuk mengantongi label halal seperti suatu keharusan, tidak hanya berlaku pada makanan saja, tapi juga berlaku pada jasa tour & travel yang  juga harus mengantongi label halal agar para customer lebih yakin dalam menggunakan jasanya.

Dengan semakin meningkatnya industri halal, Bank CIMB Niaga Syariah juga ingin menggandeng para pemilik industri halal tersebut untuk tergabung dalam Unit Usaha Syariah (UUS). PT. Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) mulai membidik potensi bisnis dari industri halal melalui penetrasi ke berbagai segmen nasabah berbasis komunitas.



Berbagai industri halal yang digandeng oleh CIMB Niaga Syariah diantaranya adalah halal lifestyle, rumah sakit islam, filantropi, halal tour & travel hingga organisasi muslim.

Pada saat aku mengikuti Media Training & Gathering  tentang perbankan syariah di Bogor hari Jumat lalu, bapak Panji selaku narasumber pada acara tersebut mengatakan bahwa mereka “melihat kalau potensi pasar industri halal di Indonesia sangat besar, namun perbankan syariah belum menggarapnya dengan maksimal. Adapun strategi yang tepat untuk meraih pasar tersbut adalah melalui komunitas muslim di berbagai bidang”.

Saat ini CIMB Niaga Syariah juga sudah menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga mitra industri halal di berbagai komunitas. Untuk terus meningkatkan peran perbankan syariah dalam mendukung industri halal tentunya kerja sama tersebut akan terus dilakukan dengan mitra komunitas.

Perubahan gaya hidup yang terjadi pada konsumen muslim seiring hadirnya revolusi industri 4.0 menjadi muslim 4.0 menjadi peluang bagi perbankan syariah untuk terus melakukan inovasi.
Melihat kesempatan tersebut, CIMB Niaga Syariah menghadirkan berbagai produk dan layanan yang relevan. Salah satunya adalah dengan menghadirkan aplikasi digital banking yang lengkap , go mobile untuk memberikan kemudahan transaksi perbankan syariah dalam genggaman, termasuk kemudahan untuk membayar zakat, infak, sodaqoh, dan wakaf melalui QR Code.

Alat pembayaran saat ini memang sudah semakin canggih dan mudah hanya tinggal scan code QR transaksi pun selesai dilakukan. Dan kerennya CIMB Niaga Syariah juga melihat peluang kemudahan tersebut untuk memberikan kemudahan kepada nasabahnya yang ingin menunaikan ZISWAF dalam satu genggaman layar pintar.



Dengan menggandeng industri halal, CIMB Niaga Syariah memilih strategi yang tepat, yang ditandai dengan meningkatnya kinerja CIMB Niaga Syariah dan berhasil membukukan laba sebesar Rp.848,85 miliar atau naik sekitar 62,1% Year-on-Year (Y-o-Y). peningkatan laba tersebut dikontribusi oleh penyaluran pembiayaan yang meningkat dan pendapatan dari bagi hasil.

Pembiayaan CIMB Niaga Syariah tumbuh menjadi Rp.31,1 triliun dalam kurun waktu Sembilan bulan pertama di tahun 2019. Pertumbuhan utamanya didukung oleh segmen business banking sebesar  Rp.18,38 triliun dan customer banking sebesar Rp.12,76 triliun.

Diakhir penutup acara, Pandji mengatakan bahwa “kinerja kami terus meningkat. Kami berharap, ke depan CIMB Niaga Syariah dapat berperan lebih untuk mengembangkan industri halal di Indonesia”.

You Might Also Like

0 komentar

Facebook Page